Manokwari 30 April 2026 – Pengadilan Tinggi Agama Papua Barat menyelenggarakan rapat Evaluasi Kinerja Kepaniteraan Triwulan II Tahun 2026 untuk memperkuat administrasi dan pelayanan perkara di wilayah hukumnya. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 30 April 2026, bertempat di Command Center PTA Papua Barat. Rapat dipimpin langsung oleh Panitera PTA Papua Barat dan diikuti oleh Panitera dan Jajaran Kepaniteraan Pengadilan Agama Sewilayah Hukum PTA Papua Barat.
Peserta yang hadir dalam kegiatan ini meliputi jajaran kepaniteraan PTA Papua Barat, mulai dari Panitera, Panitera Muda (Panmud) Hukum dan Banding, hingga Panitera Pengganti. Selain itu, jajaran Panitera dan staf kepaniteraan dari Pengadilan Agama (PA) sewilayah hukum PTA Papua Barat juga turut berpartisipasi dalam agenda evaluasi tersebut.
Berikut adalah poin-poin utama yang dibahas dalam rapat evaluasi tersebut:
- Apresiasi dan Penghargaan: PTA Papua Barat berhasil meraih penghargaan sebagai pengelola keuangan perkara terbaik berkat kerja sama seluruh satuan kerja.
- Prestasi Satuan Kerja: PA Manokwari memperoleh apresiasi atas peningkatan kinerja yang signifikan dan keberhasilannya menembus peringkat nasional.
- Evaluasi Kinerja Badilag: Pembahasan mencakup penilaian Badilag terhadap kinerja kepaniteraan, termasuk penyelesaian perkara dan keberhasilan mediasi.
- Validasi Data SIPP: Seluruh satuan kerja diingatkan untuk meningkatkan ketelitian dalam validasi harian SIPP dan dilarang melakukan validasi pada hari libur nasional.
- Optimalisasi Mediasi: Nilai mediasi di beberapa satuan kerja masih dinilai rendah, sehingga diperlukan optimalisasi agar menghasilkan akta perdamaian yang lebih banyak.
- Realisasi Anggaran DIPA 04: Panmud Hukum menekankan bahwa penyerapan anggaran untuk kegiatan seperti Sidang di Luar Gedung, Posyankum, dan Sidang Terpadu harus sinkron dengan output nyata di lapangan.
- Ketertiban Administrasi: Penginputan data BHT dan Akta Cerai harus dilakukan pada hari kerja serta sinkron dengan data Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Dalam arahannya, Panitera PTA Papua Barat menekankan pentingnya ketelitian administrasi pada aplikasi pendukung seperti SIKEP dan SIPP. Seluruh satuan kerja diminta untuk segera menindaklanjuti hasil evaluasi ini guna meningkatkan kualitas penyelesaian perkara pada Triwulan II Tahun 2026. Rapat ini diharapkan dapat membawa perbaikan berkelanjutan bagi kinerja kepaniteraan di seluruh wilayah PTA Papua Barat.
Di sela-sela rangkaian kegiatan evaluasi tersebut, Panitera PTA Papua Barat melakukan kunjungan kerja dan monitoring langsung ke Pengadilan Agama (PA) Manokwari. Kunjungan ini bertujuan untuk mengidentifikasi secara mendalam kendala yang menyebabkan nilai Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) dan nilai prestasi mengalami penurunan atau masih dirasa kurang optimal. Hal ini menjadi sorotan penting karena secara nasional PA Manokwari sebenarnya berada di peringkat teratas, sehingga diperlukan evaluasi teknis untuk memastikan kualitas pelayanan publik tetap selaras dengan prestasi yang telah diraih.
Dokumentasi





















Leave a Reply