Langkah Evaluatif Menuju Akuntabilitas Kinerja yang Lebih Baik
Manokwari — Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Papua Barat melaksanakan Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Capaian SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah) Triwulan III Tahun 2025, pada Kamis, 6 November 2025, bertempat di Ruang Command Center PTA Papua Barat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PTA Papua Barat untuk terus meningkatkan tata kelola dan akuntabilitas kinerja di lingkungan peradilan agama Papua Barat. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bapak Drs. Rahmat Farid, M.H., selaku Ketua Tim SAKIP PTA Papua Barat, serta dihadiri oleh seluruh anggota tim SAKIP.
Evaluasi Capaian Kinerja Triwulan III Tahun 2025
Dalam arahannya, Bapak Drs. Rahmat Farid, M.H. menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi ini bertujuan untuk melihat sejauh mana progres capaian kinerja PTA Papua Barat berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan dalam dokumen SAKIP.
Beliau menegaskan pentingnya setiap bidang melakukan pemantauan secara berkala agar capaian kinerja tetap selaras dengan rencana strategis lembaga.
“Monev ini bukan sekadar formalitas, tetapi sarana untuk menilai sejauh mana upaya kita dalam mencapai target kinerja dan memastikan hasilnya dapat dipertanggungjawabkan secara akuntabel,” ujar beliau dalam arahannya.
Beliau juga menekankan bahwa pelaporan kinerja harus disusun dengan data yang valid, tepat waktu, dan konsisten agar dapat menjadi dasar evaluasi yang akurat, baik oleh Mahkamah Agung RI maupun Ditjen Badilag.
Paparan Tim dan Pembahasan Indikator Kinerja Utama
Pada sesi pembahasan, masing-masing anggota tim SAKIP menyampaikan laporan perkembangan kinerja pada triwulan ketiga, termasuk hasil realisasi capaian target dan hambatan yang dihadapi. Evaluasi mencakup aspek perencanaan kerja, penetapan indikator, pelaksanaan kegiatan, hingga pelaporan hasil kinerja.
Penutup: Wujud Nyata Akuntabilitas dan Profesionalisme Aparatur
Rapat Monitoring dan Evaluasi SAKIP Triwulan III PTA Papua Barat berjalan lancar dan produktif.
Di bawah arahan Bapak Drs. Rahmat Farid, M.H., tim SAKIP menunjukkan komitmen yang kuat untuk terus memperbaiki sistem pelaporan dan meningkatkan kualitas kinerja lembaga.
Melalui kegiatan ini, Pengadilan Tinggi Agama Papua Barat menegaskan komitmennya untuk menjadi lembaga peradilan agama yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil, demi mewujudkan pelayanan publik yang profesional dan berintegritas di Tanah Papua Barat.












Leave a Reply