Pimpin Apel Senin Pagi, KPTA Papua Barat YM Drs. H. Pandi, S.H., M.H. Sampaikan Apresiasi Kinerja dan Pesan Kesan

Manokwari, 18 Mei 2026– Pengadilan Tinggi Agama Papua Barat kembali melaksanakan kegiatan apel Senin pagi rutin di halaman kantor PTA Papua Barat. Apel ini diikuti oleh Hakim Tinggi, pejabat struktural, fungsional, serta seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan PTA Papua Barat. Bertindak sebagai Pembina Apel, Ketua PTA Papua Barat YM Bapak Drs. H. Pandi, S.H., M.H., menyampaikan amanat yang sarat akan apresiasi kinerja serta refleksi nilai-nilai kehidupan.

Apresiasi Atas Capaian Kebersamaan

Dalam arahannya, YM Bapak Drs. H. Pandi, S.H., M.H. secara khusus menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang mendalam kepada seluruh jajaran keluarga besar PTA Papua Barat. Beliau sangat mengapresiasi segala bentuk pencapaian, inovasi, dan prestasi yang telah diraih oleh institusi selama masa kepemimpinannya sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Papua Barat. Menurut beliau, seluruh keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja keras, dedikasi, dan komitmen tinggi yang ditunjukkan oleh seluruh pegawai.

Resiliensi dan Sikap dalam Menghadapi Masalah

Di samping mengevaluasi ranah urusan dinas, Pembina Apel juga memberikan wejangan spiritual dan psikologis yang mendalam. Beliau menerangkan bahwa dalam perjalanan hidup, manusia senantiasa akan melewati berbagai cobaan, tantangan, maupun hambatan kerja. Namun, hal yang paling krusial adalah bagaimana reaksi dan sikap kita dalam merespons setiap permasalahan tersebut.

“Masalah atau ujian mungkin ada kalanya membuat kita merasa jatuh (down), tetapi hal itu manusiawi. Yang terpenting adalah jangan sampai kita membiarkan diri terpuruk dan larut dalam kesedihan secara berlarut-larut. Kita harus segera bangkit dan mencari solusi terbaik,” tegas beliau.

Menjaga Hubungan Sesama dan Senantiasa Bersyukur

Lebih lanjut, KPTA Papua Barat mengingatkan seluruh aparatur untuk selalu menjaga hubungan baik dan tali silaturahmi antar-sesama rekan kerja di lingkungan kantor. Beliau berpesan agar dinamika interpersonal disikapi dengan hati yang lapang. Meskipun dalam interaksi sosial sehari-hari gesekan bisa saja terjadi—bahkan teman bisa menjadi musuh—namun beliau menekankan agar jangan pernah ada ruang untuk menanam rasa dendam di dalam hati.

Mengakhiri amanatnya, YM Bapak Drs. H. Pandi, S.H., M.H. mengajak semua peserta apel untuk senantiasa merawat rasa syukur. Bersyukur tidak hanya dilakukan saat mendapatkan kesenangan, melainkan juga atas segala kekurangan, keterbatasan, dan cobaan yang hadir, karena setiap ujian sejatinya adalah sarana untuk memperkuat integritas dan mendewasakan diri.

Apel Senin pagi berjalan dengan khidmat dan tertib, kemudian ditutup dengan pembacaan doa bersama demi kelancaran pelaksanaan tugas pelayanan publik selama sepekan ke depan.

Dokumentasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita terkini

Komentar Terakhir

PENCARIAN

Copyright 2023. PTA Pabar News. All Right Reserved.