Manokwari — Ketua Pengadilan Tinggi Agama Papua Barat, Dr. H. Acep Saifuddin, S.H., M.Ag., memimpin apel pagi yang diikuti oleh seluruh aparatur Pengadilan Tinggi Agama Papua Barat. Kegiatan yang berlangsung di halaman kantor PTA Papua Barat tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat kerja, komitmen, serta kesiapan aparatur dalam melaksanakan berbagai agenda kelembagaan yang akan datang.
Dalam amanatnya, Ketua PTA Papua Barat menekankan pentingnya seluruh aparatur untuk senantiasa menerapkan core value ASN BerAKHLAK, yaitu Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Beliau menjelaskan bahwa nilai-nilai tersebut harus menjadi pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.
Menurut beliau, Berorientasi Pelayanan berarti aparatur harus selalu mengutamakan kebutuhan masyarakat dan memberikan layanan terbaik dengan sepenuh hati. Akuntabel mengandung makna bahwa setiap tugas dan hasil kerja harus dapat dipertanggungjawabkan. Kompeten menuntut setiap pegawai terus meningkatkan kemampuan dan kualitas diri dalam menjalankan tugas. Sementara itu, Harmonis menekankan pentingnya menjaga hubungan kerja yang baik, saling menghormati, dan menciptakan suasana kerja yang kondusif.
Lebih lanjut, nilai Loyal mengandung arti kesetiaan kepada negara, lembaga, dan pimpinan dalam koridor yang benar. Adaptif mendorong aparatur untuk siap menghadapi perubahan dan berinovasi dalam bekerja. Adapun Kolaboratif mengajarkan pentingnya kerja sama antarpegawai dan antarunit untuk mencapai tujuan organisasi secara bersama-sama.
Selain menekankan penerapan core value ASN, Ketua PTA Papua Barat juga menyampaikan persiapan agenda bimbingan bagi satuan kerja yang berhasil lolos administrasi Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), yaitu Pengadilan Agama Sorong dan Pengadilan Agama Manokwari. Beliau mengingatkan bahwa keberhasilan tersebut harus diikuti dengan pembinaan yang berkelanjutan agar kualitas pelayanan dan komitmen pembangunan Zona Integritas semakin kuat.
Dalam amanatnya, beliau juga menekankan pentingnya monitoring terhadap pengembangan aplikasi inovasi PAPEDA dan KASUARI. Menurutnya, aplikasi inovasi harus terus dikawal dan dievaluasi secara berkala agar benar-benar memberikan manfaat maksimal dalam mendukung pelayanan administrasi dan tata kelola peradilan yang lebih modern.
Mengakhiri amanatnya, Ketua PTA Papua Barat mengajak seluruh aparatur untuk menjaga semangat kebersamaan, meningkatkan disiplin, serta memperkuat komitmen dalam mewujudkan Pengadilan Tinggi Agama Papua Barat yang profesional, modern, dan berintegritas. Apel pagi berlangsung dengan tertib dan khidmat, kemudian ditutup dengan doa bersama.












Leave a Reply