Pendampingan dan Evaluasi oleh Badan Pengawas Mahkamah Agung Dalam Rangka Proses Pembangunan Zona Integritas di PTA Papua Barat

,

Manokwari, 08 Maret 2023 – Tim dari Badan Pengawasan Mahkamah Agung sampai di kantor PTA Papua Barat sekira pukul 08.30 WIT. Adapun tim beranggotakan 3 orang diantaranya Noor Edy Yono, Sahreza Harahap dan Arga Kurniawan. Setelah dipersilahkan masuk ke ruang tamu, selanjutnya dilakukan penyambutan oleh pimpinan selaku tuan rumah yang diwakili oleh Plh. Ketua Dr. Nur Yahya, M.H. didampingi oleh para Hakim Tinggi dan Pejabat.

Berdasarkan surat tugas yang diberikan Nomor: 203/ BP/ST/III/2023 kegiatan pendampingan dan evaluasi ini rencananya akan dilaksanakan selama 4 hari dari tanggal 07 Maret s/d 10 Maret 2023. Serta segala biaya yang timbul untuk pelaksanaan tugas ini dibebankan pada DIPA Badan Pengawasan Mahkamah Agung.

Biasanya kedatangan Badan Pengawas identik dengan kegiatan monev pekerjaan dan administrasi, namun pada kesempatan kali ini tim badan pengawas melakukan pendampingan dan evaluasi terkait proses pembangunan Zona Integritas. Karena perlu ditahui bahwa Badan Pengawas dan pengadilan tingkat banding berperan sebagai filter yang bertugas mengevaluasi berkas eviden penilaian ZI. Apalagi PTA Papua Barat yang notabene adalah satker yang baru berdiri, tentu masih sangat membutuhkan arahan dari tim pendamping ZI.

Beruntung sekali Pengadilan Tinggi Agama Papua Barat, meskipun baru 4 bulan beroperasi namun telah melakukan pencangan Zona Integritas beberapa waktu yang lalu. Sehingga kedatangan tim pendampingan ZI dari bawas ini akan menjadi sebuah semangat baru serta membantu bagi tim evaluator ZI PTA Papua Barat untuk dapat mempelajari metode penilaian yang tepat.

Di antara 3 satker yang masuk kedalam wilayah yurisdiksi PTA Papua Barat, tim evaluator ZI menilai PA Manokwari paling memenuhi syarat dilihat dari kelengkapan eviden ZI yang telah di upload kedalam aplikasi PMPZI. Oleh sebab itu PA Manokwari di usulkan untuk bisa dilakukan uji petik eviden oleh tim pendamping dari bawas. Maka dari itu, pada kesempatan kali ini hadir pula tim ZI dari PA Manokwari untuk bisa mengikuti proses penilaian.

Apa yang menjadi concern dari kegiatan pendampingan dan evaluasi ini adalah memastikan kesesuaian eviden yang telah di upload dengan poin penilaian pada aplikasi PMPZI, selain tentu saja melihat kelengkapan dari dokumen itu sendiri. Tentu saja ada banyak hal dari segi administratif dan proses bisnis yang perlu di perhatikan untuk memastikan validitas eviden. Masih ada beberapa hal yang menjadi catatan dari tim pendamping ZI untuk selanjutnya bisa dilakukan perbaikan.

Salah satu poin yang menjadi perhatian khusus dari tim pendamping adalah perihal aplikasi inovasi. Tentu saja sebuah aplikasi inovasi tidak lahir dari ruang hampa, melainkan ada urutan proses yang harus dilakukan oleh tim inovasi internal, mulai dari tahap identifikasi masalah, pengusulan, pengembangan, implementasi dan monev. Selain itu disampaikan juga bahwasanya sebuah aplikasi yang masuk dalam kategori inovasi harus memenuhi beberapa kriteria sebelum dilakukan pengembangan. Beberapa kriteria tersebut antara lain bebas plagiasi, unik dan belum pernah diimplementasikan sebelumnya. Untuk itu tim pendampingan Bawas menghimbau tim evaluator untuk jangan mudah memberikan label inovasi pada setiap aplikasi yang dibuat, namun cukup dengan istilah program unggulan saja. Setiap program unggulan yang dicanangkan oleh satker belum tentu menjadi inovasi, namun sebuah inovasi sudah tentu menjadi program unggulan satker.

Tim pendamping memberikan banyak masukan dan saran yang membangun terkait penilaian ZI. Tentu saja hal ini menjadi modal berharga bagi tim evaluator ZI PTA Papua Barat untuk bisa melangkah lebih percaya diri dalam mempersiapkan diri menuju wilayah Zona Integritas.

Dokumentasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita terkini

Komentar Terakhir

Copyright 2023. PTA Pabar News. All Right Reserved.