Langkah Bersejarah: PTA Papua Barat Akan Rapat Panitia Pembangunan Gedung Baru

,

Awal dari Sebuah Perjalanan Besar

Manokwari — Suasana pagi di Ruang Command Center Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Papua Barat, Selasa 28 Oktober 2025, terasa berbeda dari biasanya. Raut wajah para peserta rapat memancarkan semangat dan kebanggaan tersendiri. Hari itu bukan sekadar rapat biasa — melainkan awal dari sebuah langkah besar dalam sejarah lembaga peradilan agama di Tanah Papua Barat.

Di bawah kepemimpinan Bapak Drs. H. Pandi, S.H., M.H., selaku Ketua PTA Papua Barat, rapat panitia pelaksana pembangunan gedung baru resmi digelar. Kegiatan ini menjadi momentum penting menuju terwujudnya gedung baru Pengadilan Tinggi Agama Papua Barat, simbol kemajuan dan dedikasi dalam memberikan pelayanan peradilan yang lebih modern, nyaman, dan berwibawa.


Sebuah Komitmen untuk Masa Depan Peradilan Agama Papua Barat

Dalam arahannya, Bapak Drs. H. Pandi, S.H., M.H. menyampaikan bahwa pembangunan gedung baru bukan hanya proyek fisik, tetapi juga wujud komitmen moral dan institusional untuk menghadirkan pelayanan terbaik kepada masyarakat pencari keadilan.
Beliau mengingatkan seluruh jajaran panitia untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab dan semangat kebersamaan.

“Gedung baru ini bukan sekadar bangunan, tetapi simbol kemajuan dan martabat lembaga kita. Inilah warisan bagi generasi aparatur peradilan yang akan datang,” ujar beliau dengan nada optimis.

Pernyataan itu disambut dengan tepuk tangan hangat dari seluruh peserta rapat — sebuah momen yang mencerminkan rasa kebanggaan dan harapan bersama akan babak baru perjalanan PTA Papua Barat.


Rapat Panitia: Dari Perencanaan Menuju Aksi Nyata

Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua PTA Papua Barat ini dihadiri oleh Wakil Ketua Bapak Dr. Drs. H. Moh. Faishol Hasanuddin, S.H., M.H., Bapak Drs. Rahmat Farid, M.H. selaku Ketua Panitia Pelaksana, Bapak Nurmansyah, S.Ag., M.H. selaku Sekretaris, dan Bapak Dr. Imran, S.Ag., S.H., M.H. selaku Panitera bersama seluruh seksi pelaksana yang telah ditunjuk.

Dalam rapat tersebut, masing-masing seksi — mulai dari Seksi Acara, Seksi Perlengkapan, Seksi Kesekretariatan dan Dokumentasi, hingga Seksi Konsumsi — memaparkan rencana kerja dan kesiapan menjelang acara peletakan batu pertama pembangunan gedung baru PTA Papua Barat.

Setiap detail dibahas secara matang: mulai dari tata letak lokasi acara, kesiapan undangan pejabat tinggi, teknis publikasi kegiatan, hingga pengaturan logistik pendukung.
Antusiasme dan keseriusan peserta rapat terasa kuat, mencerminkan tekad bahwa pembangunan ini harus menjadi tonggak sejarah baru bagi lembaga peradilan agama di ujung timur Indonesia.


Semangat Bersama dan Doa untuk Pembangunan yang Diberkahi

Di tengah jalannya rapat, suasana terasa penuh makna. Setiap peserta seolah menyadari bahwa mereka sedang menjadi bagian dari sesuatu yang lebih besar dari sekadar program kerja — sebuah cita-cita untuk meninggikan nilai pelayanan hukum dan keadilan.

Bapak Drs. H. Pandi, S.H., M.H. menutup rapat dengan ajakan penuh semangat agar seluruh panitia bekerja dengan hati dan keikhlasan.
Beliau menegaskan, pembangunan ini harus membawa manfaat tidak hanya bagi lembaga, tetapi juga bagi masyarakat luas yang selama ini menjadi penerima manfaat dari layanan peradilan agama.

Rapat diakhiri dengan doa bersama, memohon agar proses pembangunan gedung baru PTA Papua Barat berjalan lancar, aman, dan mendapat ridho dari Allah SWT.


Simbol Harapan dan Kemajuan

Pembangunan gedung baru PTA Papua Barat bukan hanya persoalan infrastruktur, melainkan manifestasi semangat dan dedikasi aparatur peradilan agama di Papua Barat.
Gedung baru ini diharapkan menjadi simbol kemajuan, pusat pelayanan yang modern, dan rumah keadilan yang lebih representatif bagi masyarakat.

Dengan rapat ini, PTA Papua Barat resmi memulai babak baru dalam perjalanannya — sebuah langkah kecil hari ini yang akan menjadi tonggak besar di masa depan..

Dokumentasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *