Manokwari, 19 Februari 2026 – PTA Papua Barat menyelenggarakan kegiatan Penilaian Pelaksanaan Arsip Perkara Terbaik pada Pengadilan Agama sewilayah hukum PTA Papua Barat Tahun 2026. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Panitera PTA Papua Barat, Bapak Dr. H. Imran, S.Ag., S.H., M.H., CPM. sebagai langkah strategis untuk meningkatkan standar pengelolaan dokumen negara di lingkungan peradilan.
Pentingnya Digitalisasi dan Mitigasi Risiko Kehilangan
Wakil Ketua PTA Papua Barat, YM Bapak Dr. Drs. H. Moh. Faishol Hasanuddin, S.H., M.H., dalam arahannya memberikan penekanan khusus mengenai keamanan arsip. Beliau membagikan pengalaman berharga saat bertugas di Ambon, di mana terjadi kegaduhan akibat hilangnya seluruh arsip fisik tanpa sisa karena tidak adanya cadangan data.
“Belajar dari peristiwa tersebut, penguatan arsip digital dan manual harus berjalan beriringan. Kami melihat ada upaya serius dari setiap PA agar arsip tetap terjaga dengan baik. Keberadaan arsip digital sangat vital sebagai langkah mitigasi jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pada arsip fisik,” ujar beliau.
Standarisasi Ruang Arsip yang Sehat dan Terstruktur
Dalam penilaian kali ini, tim penilai meninjau langsung prosedur pengelolaan di ruang arsip yang kini telah memenuhi standar operasional. Ruang arsip dipastikan tertata secara terstruktur, rapi, lengkap, dan dokumen tidak berceceran karena tersimpan sesuai dengan posisinya.
Aspek kesehatan lingkungan kerja juga menjadi poin penilaian penting, meliputi kebersihan ruangan, penggunaan pewangi, serta pemasangan exhaust fan untuk menghilangkan partikel berbahaya dan mengurangi kelembapan yang dapat merusak kertas. Selain sebagai bentuk pengawasan, kegiatan ini merupakan upaya pemberian penghargaan bagi satuan kerja yang berkomitmen tinggi dalam menjaga warisan dokumen peradilan.
Dokumentasi



















Leave a Reply