Manokwari — Ketua Pengadilan Tinggi Agama Papua Barat, Dr. Acep Saifuddin, S.H., M.Ag., memimpin Rapat Internalisasi Pembangunan Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) yang dilaksanakan di Command Center PTA Papua Barat. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Ketua PTA Papua Barat, Dr. Drs. Muhlas, S.H., M.H., para Hakim Tinggi, Panitera, Sekretaris, pejabat struktural dan fungsional, serta seluruh aparatur terkait.
Rapat ini dilaksanakan sebagai langkah strategis dalam memperkuat komitmen seluruh aparatur terhadap pembangunan Zona Integritas, sekaligus meningkatkan sinergi dalam mewujudkan tata kelola peradilan yang bersih, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan prima.
Dalam arahannya, Ketua PTA Papua Barat menegaskan pentingnya implementasi PERMA Nomor 7, 8, dan 9 Tahun 2016 secara konsisten oleh seluruh aparatur. Beliau juga mengingatkan agar budaya kerja 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun) dan 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) senantiasa diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sebagai wujud pelayanan yang profesional kepada masyarakat pencari keadilan.
Rapat juga membahas penguatan strategi pembangunan Zona Integritas melalui penyempurnaan tim pembangunan ZI, penyusunan rencana aksi pada setiap area perubahan, optimalisasi peran Agen Perubahan, serta pelaksanaan monitoring dan evaluasi secara berkala guna memastikan setiap program berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua PTA Papua Barat selaku Ketua Tim Pembangunan Zona Integritas, Dr. Drs. Muhlas, S.H., M.H., menyampaikan arahan agar seluruh koordinator area aktif melakukan monitoring terhadap pelaksanaan program kerja di masing-masing area. Beliau juga menekankan pentingnya penyusunan matriks rencana aksi serta kelengkapan dokumen pendukung sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan Zona Integritas yang berkelanjutan.
Selain membahas strategi pembangunan Zona Integritas, rapat juga mengoordinasikan berbagai agenda internal yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat sebagai bagian dari penguatan organisasi dan peningkatan kualitas sumber daya aparatur.
Menutup arahannya, Ketua PTA Papua Barat mengajak seluruh aparatur untuk terus memperkuat komitmen, meningkatkan integritas, serta membangun budaya kerja yang profesional dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan sinergi dan kerja sama seluruh aparatur, diharapkan Pengadilan Tinggi Agama Papua Barat mampu mewujudkan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi secara optimal.
Dokumentasi










Leave a Reply