Minimalisir Kesalahan Putusan, PTA Papua Barat Gelar Orientasi Administrasi Perkara dan Digitalisasi Peradilan Tingkat Banding

Manokwari, 06 Juli 2026 – Dalam rangka meningkatkan kualitas produk hukum dan mempercepat transformasi digital di lingkungan peradilan, Pengadilan Tinggi Agama Papua Barat menyelenggarakan kegiatan Orientasi Administrasi Perkara Banding dan Penguatan Teknis Tupoksi bagi Hakim Tinggi Tahun 2026. Kegiatan krusial ini diikuti langsung oleh Ketua PTA (KPTA), Wakil Ketua PTA (WKPTA), para Hakim Tinggi, serta seluruh jajaran Kepaniteraan PTA Papua Barat.

Jalannya orientasi berlangsung interaktif dengan dimoderatori langsung oleh Panitera PTA Papua Barat bapak Dr. H. Imran, S.Ag., S.H., M.H. CPM. Sementara itu, hadir sebagai narasumber utama adalah Saudara Ahmad Nur Fajri, S.H., selaku Staf Kepaniteraan PTA Papua Barat.

Bedah Alur Perkara Banding dan Validasi Kinsatker

Dalam pemaparannya, Saudara Ahmad Nur Fajri, S.H. mengupas tuntas alur penanganan perkara sejak pendaftaran di tingkat banding, teknis penyelesaiannya oleh Majelis Hakim, hingga proses pengiriman kembali berkas perkara ke Pengadilan Agama (PA) Pengaju.

Tidak hanya itu, orientasi ini juga membedah optimalisasi Aplikasi Kinsatker (Kinerja Satuan Kerja). Jajaran Kepaniteraan menekankan pentingnya teknis validasi harian terhadap data-data perkara dari PA di wilayah hukum Papua Barat agar monitoring kinerja peradilan tetap akurat dan mutakhir.

Wacana SK Tim Editor, Aplikasi Koreksi Otomatis, dan Smart Majelis

Sesi diskusi teknis mengenai Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) penyelesaian perkara menjadi bagian yang paling dinamis. Guna mencapai target zero mistake (nol kesalahan) dalam produk putusan, forum menyepakati beberapa poin penting dan inovasi masa depan, di antaranya:

  • Penerbitan SK Tim Editor dan Review Putusan: Pembentukan tim khusus ini dirancang sebagai berlapisnya sistem kendali mutu (quality control) untuk meminimalisir kesalahan redaksional maupun substansi sebelum putusan resmi dibacakan dan diunggah.
  • Aplikasi Koreksi Pengetikan (Typo Checking): Muncul usulan kuat agar ke depannya PTA Papua Barat dapat mengembangkan atau mengadopsi aplikasi khusus yang mampu mendeteksi kesalahan pengetikan (typo) pada draf putusan secara otomatis.
  • Pengaplikasian Aplikasi Smart Majelis: Mendorong implementasi Aplikasi Smart Majelis di tingkat banding guna membantu distribusi perkara dan penyusunan majelis hakim secara lebih transparan, efektif, dan berbasis sistem digital.

Akurasi sebuah putusan adalah mahkota dari kekuasaan kehakiman. Sinergi antara keandalan administrasi Kepaniteraan, ketelitian Hakim Tinggi, dan pemanfaatan teknologi informasi adalah kunci utama mewujudkan pelayanan peradilan yang modern dan tepercaya,” Melalui orientasi ini, PTA Papua Barat menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan internal demi menghasilkan putusan-putusan banding yang berkualitas tinggi dan berkepastian hukum bagi masyarakat.

Dokumentasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita terkini

Komentar Terakhir

PENCARIAN

Copyright 2023. PTA Pabar News. All Right Reserved.