Sorong, 30 Juli s.d 01 Agustus 2026 — Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Papua Barat sukses menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelatihan Singkat Eksekusi Perdata dan Rapat Koordinasi (Rakor) Aparatur Peradilan Agama Se-Wilayah Hukum PTA Papua Barat Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis (30/7/2026) hingga Sabtu (1/8/2026) ini digelar di Vega Prime Hotel & Convention, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya.
Dengan mengusung tema “Melalui Bimbingan Teknis Kita Wujudkan Aparatur Peradilan Yang Kredibel, Berintegritas, Dan Profesional” serta subtema “Pelatihan Singkat Eksekusi Perdata”, agenda tahunan ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari jimpinan, hakim, panitera, sekretaris, hingga pengelola TI dari PTA Papua Barat maupun Pengadilan Agama (PA) tingkat pertama se-wilayah hukum PTA Papua Barat.
Perkuat Tata Kelola Eksekusi Perdata dan Evaluasi Kinerja
Ketua Panitia Pelaksana, Panitera PTA Papua Barat bapak Dr. H. Imran, S.Ag., S.H., M.H. dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pemetaan teknis yustisial aparatur peradilan agama, khususnya terkait hukum dan tata cara pelaksanaan eksekusi perdata. Selain itu, forum ini juga menjadi sarana untuk menyelaraskan arah kebijakan teknis yustisial dan administrasi peradilan agar tercipta keseragaman, kepastian hukum, serta efisiensi di seluruh satuan kerja.
“Kegiatan Bimtek ini dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi sebagai bentuk upaya menyelaraskan arah kebijakan teknis yustisial dan administrasi peradilan di seluruh satuan kerja, terkhusus mengenai tata kelola surat tercatat agar tercipta keseragaman dan efisiensi,”.
Soroti Kendala Pengiriman Surat Tercatat Kerjasama dengan PT Pos
Salah satu agenda krusial yang dibahas dalam Rapat Koordinasi adalah penyampaian Daftar Inventaris Masalah (DIM) terkait Pelaksanaan Pengiriman Surat Tercatat melalui PT Pos Indonesia. Narasumber dalam forum ini menghadirkan pimpinan PTA Papua Barat (termasuk Ketua PTA Papua Barat, Yang Mulia Dr. H. Acep Saifuddin, S.H., M.Ag.) serta perwakilan dari PT Pos Indonesia Cabang Sorong.
Beberapa kendala utama yang diinventarisir dari berbagai Pengadilan Agama daerah antara lain:
- PA Manokwari: Gangguan pada aplikasi Kibana (media tracking MA RI – PT Pos), keterlambatan pembaruan status tracking pengantaran, serta durasi pengantaran surat tercatat di area Kota Manokwari yang memakan waktu cukup lama (hingga 10 hari).
- PA Sorong: Adanya ketidaksesuaian data identitas penerima pada foto/keterangan tracking, keterlambatan pengembalian surat (retur), hingga kendala pengiriman surat pada tahap penyampaian amar putusan.
- PA Fakfak: Geografis wilayah yang sulit dijangkau PT Pos, menyebabkan keterlambatan pengiriman melebihi batas estimasi waktu patut sidang (tabayyun).
- PA Kaimana: Akses transportasi menuju distrik-distrik kepulauan di luar Distrik Kaimana yang sangat terbatas, keterbatasan cakupan wilayah Pos, serta perlunya peningkatan disiplin petugas pengantar pos di lapangan.
Melalui diskusi interaktif bersama PT Pos Indonesia, PTA Papua Barat mendorong penyelesaian dan komitmen bersama demi memastikan keabsahan pemanggilan sidang serta perlindungan hak-hak pencari keadilan.
Peluncuran Aplikasi Inovasi Unggulan: KASUARI dan PAPEDA
Salah satu momen krusial dalam perhelatan ini adalah diluncurkannya dua aplikasi inovasi berbasis digital karya PTA Papua Barat untuk memperkuat tata kelola kepaniteraan dan kesekretariatan di wilayah hukum PTA Papua Barat:
- Aplikasi KASUARI (Bidang Kepaniteraan)Difungsikan khusus untuk memantau seluruh penanganan perkara pada Pengadilan Agama se-wilayah hukum PTA Papua Barat secara real-time, sekaligus mengakomodasi pembuatan Berita Acara Sidang (BAS) serta penyusunan draft Putusan secara terintegrasi.
- Aplikasi PAPEDA (Bidang Kesekretariatan)Hadir sebagai solusi tata kelola administrasi modern yang mencakup pengelolaan surat-menyurat elektronik, pengajuan cuti pegawai secara digital, hingga efisiensi pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) dan administrasi kesekretariatan lainnya.
Pemberian Penghargaan Satker Berprestasi
Sebagai bentuk apresiasi dan motivasi terhadap peningkatan mutu pelayanan peradilan, pada sesi penutupan acara Sabtu (1/8/2026) malam, PTA Papua Barat mengumumkan dan menyerahkan penghargaan (award) kepada Satuan Kerja Pengadilan Agama berprestasi.
Penghargaan diberikan mencakup berbagai kategori, di antaranya:
- Bidang Kepaniteraan: Kecepatan & Ketepatan Laporan Bulanan, Merespon Surat Kepaniteraan, Kepatuhan Validasi Harian Perkara & E-Keuangan, Realisasi DIPA 04, Persentase Penyelesaian Perkara, Penyelesaian Mediasi, Mediator Terbaik, serta Panitera Teladan.
- Bidang Kesekretariatan: Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA DIPA 01 & DIPA 04), Pengelolaan Aset BMN, Indeks Profesionalitas (IP) ASN, Pengelolaan Media Sosial, e-Monev Bappenas, Survei Kepuasan Masyarakat (SKM), serta Pengajuan Tukin Tercepat.
- Kategori Utama: Pengadilan Agama dengan Kinerja Terbaik.
Seluruh rangkaian acara ditutup secara resmi oleh Ketua PTA Papua Barat, Yang Mulia Dr. H. Acep Saifuddin, S.H., M.Ag. Diharapkan melalui bimbingan teknis dan rakor tahun 2026 ini, seluruh aparatur peradilan agama di wilayah hukum PTA Papua Barat semakin solid, profesional, berintegritas, serta mampu memberikan pelayanan hukum yang modern, transparan, dan akuntabel kepada masyarakat pencari keadilan di tanah Papua Barat.
Dokumentasi
Bimbingan Teknis Eksekusi Perdata
















Rapat Koordinasi Pengadilan Agama Sewilayah PTA Papua Barat





















Leave a Reply