Manokwari — Pengadilan Tinggi Agama Papua Barat turut hadir dalam rangkaian kegiatan Festival Raimuti yang diselenggarakan di sejumlah lokasi di Manokwari, Papua Barat. Kehadiran jajaran Hakim Tinggi PTA Papua Barat menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan yang mengangkat semangat kebersamaan, seni, dan budaya masyarakat Papua Barat.
Hadiri Final Perlombaan Festival Raimuti
Pada pagi hari, Yang Mulia Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Papua Barat, Drs. H. Masnun, S.H., memenuhi undangan Final Perlombaan Festival Raimuti yang bertempat di Dermaga Haji Rahman Mansim, Manokwari, Papua Barat.
Kehadiran beliau menjadi bentuk apresiasi dan dukungan terhadap rangkaian kegiatan Festival Raimuti yang menjadi ruang bagi masyarakat untuk menampilkan kreativitas, kebersamaan, serta kekayaan seni dan budaya daerah.
Final perlombaan berlangsung dalam suasana semarak dengan antusiasme masyarakat yang turut menyaksikan rangkaian kegiatan. Momentum tersebut sekaligus memperlihatkan kuatnya semangat kebersamaan masyarakat dalam mendukung kegiatan budaya di Manokwari.
Hakim Tinggi Hadiri Panggung Hiburan Raimuti
Sementara itu, pada malam hari, Yang Mulia Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Papua Barat, Drs. Dindin Syarief Nurwahyudin, turut memenuhi undangan Panggung Hiburan Raimuti yang diselenggarakan di Kodam, Manokwari, Papua Barat.
Kegiatan panggung hiburan menjadi salah satu rangkaian Festival Raimuti yang menghadirkan suasana kebersamaan dan hiburan bagi masyarakat. Kehadiran Hakim Tinggi PTA Papua Barat merupakan wujud dukungan terhadap kegiatan masyarakat sekaligus mempererat silaturahmi dengan berbagai unsur di daerah.
Dukungan terhadap Pelestarian Budaya
Partisipasi jajaran Pengadilan Tinggi Agama Papua Barat dalam rangkaian Festival Raimuti menunjukkan komitmen untuk terus membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat serta mendukung kegiatan positif yang memperkuat kebersamaan dan pelestarian budaya.
Festival Raimuti diharapkan dapat terus menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperkenalkan, menjaga, dan mengembangkan berbagai potensi seni dan budaya lokal, sekaligus mempererat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Barat.














Leave a Reply