MANOKWARI – Aparatur Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Papua Barat kembali mengawali pekan dengan melaksanakan rutinitas apel pagi di halaman kantor PTA Papua Barat pada Senin (19/01). Bertindak sebagai Pembina Apel, Ketua PTA Papua Barat, YM Bapak Drs. Pandi, S.H., M.H., memberikan sejumlah arahan strategis di hadapan seluruh hakim tinggi, pejabat struktural, fungsional, serta staf.
Profesionalisme Berbasis Tupoksi
Dalam amanatnya, KPTA Papua Barat menekankan pentingnya menjaga profesionalisme dalam menjalankan roda organisasi. Beliau mengingatkan bahwa setiap pegawai harus memahami dan mengimplementasikan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) masing-masing secara disiplin dan penuh tanggung jawab.
“Profesionalisme bukan hanya soal keahlian, tetapi bagaimana kita bekerja sesuai dengan koridor dan aturan yang telah ditetapkan dalam tupoksi kita. Jika setiap lini bekerja dengan tepat, maka pelayanan publik dan integritas lembaga akan terjaga,” ujar Drs. Pandi dalam arahannya.
Persiapan Pembentukan PA Bintuni
Selain mengenai kinerja internal, poin krusial yang disampaikan adalah mengenai agenda ekspansi layanan pengadilan di wilayah hukum Papua Barat. Beliau menginstruksikan jajarannya untuk memberikan perhatian khusus pada persiapan pembentukan Pengadilan Agama (PA) Bintuni.
Persiapan ini mencakup koordinasi intensif terkait aspek administratif, pemenuhan sumber daya manusia, hingga sarana prasarana pendukung. Pembentukan PA Bintuni diharapkan dapat memperpendek jarak akses keadilan bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Teluk Bintuni.
Poin Utama Amanat Pembina Apel:
- Kedisiplinan: Konsistensi kehadiran dan ketepatan waktu dalam bekerja.
- Optimalisasi Tupoksi: Menghindari tumpang tindih pekerjaan dan memastikan setiap target kinerja tercapai.
- Sinergi Internal: Memperkuat kerjasama antar bagian untuk mendukung percepatan operasional PA Bintuni yang baru.
Kegiatan apel pagi berlangsung dengan khidmat dan ditutup dengan doa bersama untuk kelancaran tugas selama sepekan ke depan.











Leave a Reply